hanya sekedar share saja..saat saya baru mulai tinggal di jakarta. Dimulai dengan kuliah dan menjadi anak kos-kosan membuat saya ga terlalu ingin dekat dengan temen-temen yang ada di sini. Sebenarnya bukan karena apa-apa,but.. i just wanna be like that. Supaya saat kami ga barengan lagi ga bakal begitu sedih. hahaha…😉

Anyway,, waktu pun membuat saya menjadi dekat kepada beberapa teman (hal ini tidak di planning ya.. :p). Salah satu nya ada teman yang agak pendiam tapi cantik dan manis orangnya, secara cewe gitu..

Tapi, tak disangka ia mendadak menceritakan tentang keluarganya.. mulai dari wakti itu,saya rada kaget aja, trenyata dia lebih gede umur dibandingkan dengan kita-kita dan punya pengalaman yang ga kami kira… Di saat masa-masa bersekolah ( SD sampe SMA ) dan masanya happy happy gitu, dia justru menjadi seorang yang ‘hemat senyuman’, tapi sekali tersenyum, bisa membuat orang terpesona. .

Begini ceritanya, pada saat ia di SMA, ayah-ibunya sudah tiada. Dan dari background yg kudenger, ortunya ga terlalu ngajarin tentang norma ato ngajrin pelajaran yg secara lumrah kita terima dari ortu, hal itu dikarenakan (katanya…) ortunya kurang mendidi, yang akibatnya dia terbiasa dimanja dan polos sekali.

Saat kuliah, ia dibiayai oleh pamannya. Dia hanya memiliki seorang kakak perempuan yang cuek dan ga perhatian pada adiknya, akibatnya, temen saya ini tumbuh jadi seorang yang berkarakter terlalu pendiam dan seperti orang yang baru belajar bagaimana berteman itu, dan buruknya hanya mengetahui pertemanan dari sis teori saja..

Jujur, sebagai seorang teman, saya sedih mendengarnya. Karena hidup di bawah bayang-bayang seorang saudara kandung yang bahkan cuek sekali, akhirnya ia hanya bisa mencontoh kakaknya yang tidak pernah memperhatikan orang lain, tertutup, yang terburuknya cenderung tidak butuh untuk bersosialisasi.

Sehingga, ia pun belajar bersama kami semua bagaimana sih berteman yang sebenarnya ( teori dan parkteknya… hahaha… ) dan mulai ia aplikasikan di hidupnya; walau terkadang ia sering menanyakan hal yang ‘aneh’ terkadang. Butuh waktu supaya dia bisa bersikap biasa dan terutama untuk terbuka.

Tapi, di waktu-waktu itu, kami semua menikmati membangun hubungan pertemanan dengannya. Dibalik senyuman seseorang pun, tersimpan begitu banyak rahasia yang terkadang tidak kita ketahui langsung.. namun pembelajaran buat saya, bahwa terkadang, bagi orang lain belum tentu bersikap biasa itu mudah..

Sebagai seorang teman yang baik, kita harus bisa memberi dampak yang baik juga untuk teman kita. Dan sekarang hasilnya, ia jadi seorang yang terbuka, dan dapat mengekspresikan senyumannya.

Karena orang tuh ga bisa sendiri, tapi tetap butuh orang lain di dekatnya agar dapat belajar juga dari orang lain… dan ga perlu merasa sendiri, karena orang di dekat kita yang ga disangka sebenernya seorang teman yang bahkan bisa peduli dengan kita..

be Friends well…:)